Halo, para penjelajah jalanan dan veteran PlayStation 2!
Ada yang masih ingat sensasi pertama kali mencuri mobil di Liberty City, mendengar radio yang memutar lagu-lagu hits sambil melarikan diri dari polisi? Atau momen ketika Anda pertama kali menginjakkan kaki di Vice City yang penuh neon dan musik synthwave tahun 80-an? Atau bagaimana rasanya menjelajahi San Andreas yang luasnya luar biasa, dari gang di Los Santos hingga gemerlap Las Venturas?
Grand Theft Auto di PlayStation 2 bukan sekadar seri game. Ia adalah fenomena budaya yang mengubah cara dunia memandang game open-world. Lima game yang hadir di konsol legendaris ini mewakili era paling berpengaruh dalam sejarah franchise GTA. Mari kita telusuri satu per satu, dari awal yang sederhana hingga puncak yang belum pernah tergantikan.
1. Grand Theft Auto III (2001) Revolusi yang Dimulai dari Liberty City
Ketika Dunia Game Berubah Selamanya
Bayangkan ini: tahun 2001. Anda memasukkan kepingan DVD ke PS2 Anda, dan tiba-tiba Anda berada di Liberty City kota yang hidup, bernafas, dan penuh dengan kemungkinan. Anda bisa mencuri mobil apa pun yang lewat, berjalan ke gang gelap, atau hanya duduk mendengarkan radio sambil menonton matahari terbenam di atas gedung pencakar langit.
GTA III bukan game pertama dengan dunia terbuka. Tapi ia adalah game pertama yang membuat dunia terbuka terasa benar-benar hidup. NPC berjalan dengan tujuan, polisi bereaksi terhadap kejahatan Anda, dan kota terus berputar bahkan ketika Anda hanya berdiri diam.

Kisah Claude: Bisu, Tapi Mematikan
Anda bermain sebagai Claude seorang penjahat yang dikhianati oleh pacarnya sendiri, Catalina, dalam sebuah perampokan bank. Claude selamat, tapi kehilangan segalanya. Dari situ, ia menapaki tangga dunia kriminal Liberty City, dari kurir kecil hingga menjadi orang kepercayaan para bos mafia.
Yang menarik, Claude tidak pernah berbicara. Sepanjang game, ia bisu. Tapi justru itu yang membuatnya ikonik ia adalah kertas kosong yang bisa diproyeksikan oleh pemain. Anda tidak perlu mendengar keluhannya; Anda hanya perlu bertindak.
Warisan yang Tak Terbantahkan
GTA III menerima penerimaan kritis yang luar biasa. Metacritic mencatat skor 97/100 salah satu yang tertinggi di era PS2. Game ini memenangkan berbagai penghargaan, termasuk “Game of the Year” dari beberapa publikasi. Yang lebih penting, ia melahirkan genre yang kemudian ditiru oleh puluhan game lain.
Pesan dari saya: Jika Anda ingin memahami mengapa GTA begitu dicintai, mulailah dari sini. Grafisnya memang sudah jadul, kontrolnya juga kaku. Tapi jiwanya masih terasa dan itulah yang membuat game ini abadi.
2. Grand Theft Auto: Vice City (2002) Neon, Kokain, dan Musik 80-an
Miami Vice dalam Bentuk Game
Setahun setelah GTA III, Rockstar membawa kita ke Vice City kota fiksi yang terinspirasi dari Miami tahun 1986. Jika Liberty City adalah kota yang gelap dan kotor, Vice City adalah pesta yang tidak pernah berakhir: pantai berpasir putih, gedung art-deco berwarna pastel, dan jalanan yang dipenuhi mobil sport serta musik synthwave.
Tommy Vercetti: Antagonis yang Menjadi Pahlawan
Kali ini, protagonisnya bukan lagi karakter bisu. Tommy Vercetti diisi suara oleh Ray Liotta adalah penjahat yang baru keluar dari penjara setelah 15 tahun. Ia dikirim ke Vice City untuk mengawasi operasi narkoba, tapi transaksi itu berantakan. Tommy kehilangan uang dan barang, dan sekarang ia harus membangun kerajaan kriminalnya sendiri dari nol.
Tommy adalah karakter yang karismatik, brutal, dan tidak kenal ampun. Dialognya tajam, dan Liotta memberikan penampilan yang membuat Tommy terasa benar-benar hidup. Ia bukan pahlawan yang baik hati ia adalah penjahat yang tahu apa yang ia inginkan, dan tidak ada yang akan menghalanginya.

Dunia yang Penuh Warna dan Musik
Yang membuat Vice City istimewa adalah atmosfernya. Soundtrack-nya penuh dengan lagu-lagu ikonik tahun 80-an: Michael Jackson, Flock of Seagulls, A Flock of Seagulls, Blondie, dan banyak lagi. Radio di dalam game terasa seperti stasiun radio sungguhan, dengan DJ yang lucu dan iklan-iklan yang absurd.
Dari segi gameplay, Vice City memperbaiki hampir semua yang ada di GTA III. Anda sekarang bisa membeli properti dari klub strip hingga studio film dan mendapatkan penghasilan pasif. Anda bisa mengendarai sepeda motor, menggunakan helikopter, dan berenang (meskipun terbatas). Variasi misinya juga lebih beragam, dari menyusup ke mansion hingga mengendarai helikopter mainan untuk meledakkan gedung.
Penerimaan dan Warisan
Vice City menerima penerimaan yang bahkan lebih baik dari pendahulunya. Metacritic mencatat skor 95/100, dengan pujian khusus untuk atmosfer, musik, dan penampilan suara. Game ini terjual lebih dari 17 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu game PS2 terlaris sepanjang masa.
Pesan dari saya: Vice City adalah waktu dan tempat yang sempurna. Jika Anda pernah hidup di era 80-an, atau hanya ingin merasakannya, game ini adalah kapsul waktu yang tidak akan pernah pudar.
3. Grand Theft Auto: San Andreas (2004) Petualangan Terbesar di Era PS2
Ketika GTA Menjadi Sebuah Negara
San Andreas bukan sekadar kota. Ia adalah negara bagian dengan tiga kota besar: Los Santos (terinspirasi dari Los Angeles), San Fierro (San Francisco), dan Las Venturas (Las Vegas). Di antara kota-kota itu terbentang pedesaan yang luas, gurun pasir, pegunungan, dan bahkan wilayah pedesaan yang gelap dan misterius.
Ini adalah game GTA terbesar dan paling ambisius yang pernah dibuat untuk PS2. Dunianya luasnya luar biasa Anda bisa berkendara selama 10 menit penuh dari satu ujung peta ke ujung lainnya tanpa henti.
CJ: Kembali ke Akar
Anda bermain sebagai Carl “CJ” Johnson, seorang pria yang kembali ke Los Santos setelah ibunya dibunuh. Ia menemukan bahwa geng lamanya, Grove Street Families, telah hancur terpecah belah oleh konflik internal dan dikuasai oleh Ballas dan Vagos.

San Andreas adalah kisah tentang keluarga, kesetiaan, dan pengkhianatan. CJ harus membangun kembali gengnya, menghadapi pengkhianatan dari orang-orang terdekatnya, dan akhirnya menyelamatkan saudaranya dari hukuman mati. Ini adalah cerita yang lebih personal dan emosional dibanding dua game sebelumnya.
Fitur yang Mengubah Segalanya
San Andreas menambahkan banyak sekali fitur yang membuat game sebelumnya terasa kecil:
| Fitur | Deskripsi |
|---|---|
| Kustomisasi karakter | Ubah pakaian, rambut, tato, dan bentuk tubuh CJ |
| Statistik | Tingkatkan stamina, kekuatan, akurasi senjata, dan kemampuan mengemudi |
| Keterampilan | Belajar bela diri di gym, meningkatkan skill senjata |
| Hubungan | Berkencan dengan pacar, menjaga hubungan dengan teman geng |
| Properti | Beli rumah, bisnis, dan kendaraan |
| Misi sampingan | Misi paramedis, pemadam kebakaran, polisi, dan lainnya |
Yang paling ikonik: sistem “respect”. Semakin banyak misi yang Anda selesaikan dan semakin sering Anda menjaga penampilan, semakin besar rasa hormat yang Anda dapatkan dari geng Anda. Anda bisa merekrut anggota geng untuk mengikuti Anda dalam misi fitur yang belum pernah ada sebelumnya.
Penerimaan dan Kontroversi
San Andreas menerima penerimaan kritis yang luar biasa. Metacritic mencatat skor 95/100, dengan pujian untuk skala, kebebasan, dan ceritanya. Game ini terjual lebih dari 27 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya game PS2 terlaris sepanjang masa.
Tentu saja, kontroversi tidak jauh dari GTA. Ada mod “Hot Coffee” konten seksual tersembunyi yang ditemukan di dalam kode game yang memicu skandal besar dan menyebabkan game ini ditarik dari beberapa toko serta rating ESRB-nya diubah menjadi AO (Adults Only) sebelum akhirnya dikembalikan ke M setelah patch.
Pesan dari saya: San Andreas adalah puncak dari era GTA klasik. Tidak ada game lain di PS2 yang menawarkan kebebasan sebanyak ini. Jika Anda hanya punya waktu untuk memainkan satu GTA di PS2, banyak yang akan merekomendasikan yang ini.
4. Grand Theft Auto: Liberty City Stories (2006) Kembali ke Awal
Prequel yang Dibawa dari PSP
Liberty City Stories awalnya dirilis untuk PSP pada Oktober 2005, lalu diport ke PS2 pada Juni 2006. Ini adalah prequel dari GTA III berlatar tiga tahun sebelum kejadian di GTA III, saat Liberty City masih dikuasai oleh perang geng yang belum terselesaikan.
Toni Cipriani: Anak Buah yang Setia
Anda bermain sebagai Toni Cipriani karakter yang pernah muncul sebagai bos di GTA III. Toni adalah anak buah Salvatore Leone yang setia, baru kembali ke Liberty City setelah “menghilang” selama beberapa tahun karena membunuh seorang anggota geng rival.

Ceritanya berfokus pada perjalanan Toni menaiki tangga dunia kriminal, dari melakukan tugas-tugas kotor untuk Salvatore hingga akhirnya menguasai seluruh kota. Sepanjang jalan, ia berhadapan dengan Sindacco Family, Forelli Family, dan kelompok anti-kekerasan yang mencoba membersihkan kota.
Fitur yang Dibawa dari San Andreas
Meskipun menggunakan mesin grafis yang sama dengan GTA III, Liberty City Stories membawa beberapa perbaikan dari San Andreas:
- Sepeda motor kendaraan yang tidak ada di GTA III
- Pakaian yang bisa diganti
- Lebih banyak senjata dan kendaraan
- Mode multiplayer untuk hingga 4 pemain (di versi PS2)
Sayangnya, game ini juga kehilangan beberapa fitur dari San Andreas seperti kustomisasi karakter yang mendalam dan sistem statistik. Ia adalah kompromi lebih dari GTA III, tapi kurang dari San Andreas.
Penerimaan yang Positif
Liberty City Stories menerima ulasan yang umumnya positif. Metacritic mencatat skor 78/100 untuk versi PS2. Kritikus memuji ceritanya yang solid dan kembalinya ke Liberty City yang klasik, meskipun beberapa merasa bahwa game ini terasa seperti “lebih dari yang sama”.
Pesan dari saya: Jika Anda menyukai GTA III dan ingin lebih banyak cerita di dunia yang sama, game ini adalah jawabannya. Ia tidak revolusioner, tapi ia menghormati akar dan memberikan pengalaman yang solid.
5. Grand Theft Auto: Vice City Stories (2007) Kembali ke Neon, Kali Ini dengan Kisah Sendiri
Prequel Vice City yang Lebih Gelap
Vice City Stories adalah prequel dari Vice City berlatar dua tahun sebelum kejadian di Vice City, pada tahun 1984. Kali ini, Anda bermain sebagai Victor Vance saudara dari Lance Vance yang muncul di Vice City.
Victor adalah tentara yang baru saja dikeluarkan dari militer karena terlibat dalam skandal narkoba. Ia kembali ke Vice City untuk mencari uang bagi keluarganya yang miskin, tapi segera terjerumus ke dalam dunia kriminal yang penuh kekerasan.
Kisah yang Lebih Personal
Berbeda dengan Vice City yang penuh dengan gemerlap dan kemewahan, Vice City Stories terasa lebih gelap dan personal. Victor bukan penjahat yang menikmati kekayaannya ia adalah orang yang terjebak dalam situasi yang tidak ia inginkan, dan setiap keputusan yang ia ambil membawanya lebih dalam ke dalam lubang yang tidak bisa ia hindari.

Ceritanya menjelaskan bagaimana Victor dan Lance membangun kerajaan mereka, dan bagaimana semuanya berakhir yang pada akhirnya mengarah ke kejadian di Vice City. Bagi penggemar Vice City, ini adalah potongan puzzle yang hilang.
Fitur yang Dibawa dari San Andreas (dan Lebih)
Seperti Liberty City Stories, Vice City Stories juga membawa perbaikan dari San Andreas, plus beberapa fitur baru:
- Berenang Victor bisa berenang, tidak seperti Tommy di Vice City
- Mengambil alih properti dengan bisnis yang bisa dikelola
- Misi “Empire” membangun kerajaan kriminal dengan menguasai wilayah
- Mode multiplayer untuk hingga 4 pemain
Sayangnya, seperti Liberty City Stories, game ini juga tidak memiliki kustomisasi karakter yang mendalam seperti San Andreas. Tapi secara keseluruhan, ia adalah pengalaman yang lebih kaya dibanding pendahulunya di PSP.
Penerimaan dan Penjualan
Vice City Stories menerima ulasan yang positif. Metacritic mencatat skor 75/100 untuk versi PS2. Game ini terjual lebih dari 4,5 juta kopi di seluruh dunia, termasuk 1,3 juta kopi untuk versi PS2. Meskipun tidak sebesar San Andreas atau Vice City, game ini berhasil menemukan tempatnya sendiri di hati para penggemar.
Pesan dari saya: Vice City Stories adalah penutup yang layak untuk era GTA di PS2. Ia tidak revolusioner, tapi ia memberikan kedalaman pada dunia yang sudah kita cintai, dan menjelaskan banyak hal yang membuat Vice City begitu istimewa.
Perbandingan Singkat
| Game | Tahun | Kota | Protagonis | Skor Metacritic |
|---|---|---|---|---|
| GTA III | 2001 | Liberty City | Claude | 97 |
| Vice City | 2002 | Vice City | Tommy Vercetti | 95 |
| San Andreas | 2004 | San Andreas (3 kota) | CJ | 95 |
| Liberty City Stories | 2006 | Liberty City | Toni Cipriani | 78 |
| Vice City Stories | 2007 | Vice City | Victor Vance | 75 |
Lima game GTA di PS2 ini mewakili evolusi yang luar biasa dari sebuah franchise yang berani mengambil risiko. Dari GTA III yang mendefinisikan ulang genre open-world, hingga San Andreas yang mendorong batas PS2 hingga maksimal, hingga dua game Stories yang memberikan lebih banyak cerita di dunia yang sudah kita cintai semuanya adalah potongan penting dari sejarah game.
Yang membuat GTA di PS2 begitu istimewa bukan hanya kebebasan yang ditawarkannya, tapi juga cara game-game ini mencerminkan budaya dan zaman. Vice City adalah surat cinta untuk tahun 80-an. San Andreas adalah potret kehidupan gang di awal 90-an. Dan GTA III adalah pintu masuk ke dunia yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.
Pesan terakhir: Jika Anda punya PS2 yang masih berfungsi, atau emulator yang siap, mainkan game-game ini secara berurutan. Rasakan bagaimana Rockstar belajar dan berkembang dari satu game ke game berikutnya. Dan saat Anda melakukannya, ingatlah bahwa di balik semua kontroversi dan kekerasan, ada karya seni yang mengubah dunia game selamanya.
Terima kasih sudah membaca! Sampai jumpa di artikel berikutnya. Stay free, stay dangerous, dan jangan lupa di Liberty City, tidak ada yang namanya “aturan”.